Tim KKN Unitas Padang Kunjungan ke TK Pertiwi

PADANG – Tim KKN Universitas Tamansiswa Padang Kelompok Kecamatan Padang Barat, Sabtu (21/7-2020) melakukan kunjungan ke Taman Kanak Kanak Pertiwi I Kota Padang. Kedatangan tim KKN Padang Barat ini dalam rangka penyuluhan standarisasi pencampuran bahan disinfektan dan juga melakukan penyemprotan disinfektan di seputaran TK Pertiwi I Padang yang lokasinya bersebelahan dengan rumah dinas Walikota Padang.

 

Kedatangan rombongan KKN Unitas Padang untuk wilayah Kecamatan Padang Barat ini disambut langsung Kepala Sekolah TK Pertiwi I Padang, Yani Susilowati, S.Pd, dan beberapa stafnya. Berteman kopi dan makanan kecil, proses audensi pun berlangsung santai dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran pandemi covid 19.

 

Dalam perbincangan itu, Yani Susilawati mengungkapkan bahwa TK Pertiwi I Padang dikelola Yayasan Pertiwi. Yayasan ini dibawah binaan istri Walikota Padang, Hj. Harneli Bahar Mahyeldi selaku Ketua Yayasan Pertiwi.

 

Disampaikan, sebagaimana program pemerintah untuk tetap melaksanakan program pengajaran selama masa pandemi, maka pengelola TK Pertiwi Padang, menerapkan 3 cara dalam rangka tetap memberikan pengajaran kepada peserta didiknya tersebut. Cara tersebut pertama adalah melalui proses daring atau online. Melalui proses ini maka materi pengajaran diberikan secara online melalui perangkat HP orang tua murid.

 

Cara yang kedua adalah dengan turing, dimana staf pengajar mendatangi kediaman wali murid untuk memberikan materi pengajaran secara langsung dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Dan terakhir dengan cara kombinasi antara daring dan turing.

 

Dalam hal turing dan kombinasi, jelas Susilowati, maka tidak ada pemaksaan yang dilakukan terhadap wali murid, semuanya atas permintaan dan persetujuan dari orang tua peserta didik untuk dilakukan kunjungan ke kediamannya dalam rangka memberikan pengajaran. Bagi orang tua yang merasa kesulitan untuk menyampaikan materi pembelajaran, maka tentu akan setuju dengan mendatangkan staf pengajar TK Pertiwi ke rumahnya.

 

“Jadi tidak ada pemaksaan disini. Orang tua meminta dan setuju, maka staf pengajar kita datang ke rumah mereka untuk memberikan materi pengajaran. Kalau tidak ada permintaan dan persetujuan, maka proses pembelajaran dilakukan secara daring dengan mengirimkan materi tutorial berbentuk video untuk diterapkan orang tua murid ke anaknya di rumah masing-masing,” jelasnya.

 

Setelah proses audensi berlangsung, Tim KKN Universitas Tamansiswa Padang untuk wilayah Kecamtan Padang Barat pun mendapat izin melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh area TK Pertiwi I Padang, mulai dari gerbang pintu masuk yang bersebelahan dengan kediaman rumah dinas Walikota Padang, sampai ke bagian bagian ruangan dan berbagai arena permaian anak-anak TK yang ada di lokasi.

 

Sebelum melakukan penyemprotan disinfektan, tim KKN Padang Barat, mendapat masukan dari Adriansyah terkait proses pencampuran bahan disinfektan yang terdiri dari alkohol kesehatan dengan kadar 70 persen, bayclin pemutih, dan so klin pewangi. Meski berstatus mahasiswa Prodi Managemen pada Universitas Tamansiswa Padang, namun Adriansyah merupakan pegawai pada Dinas Kesehatan Kota Padang sehingga sedikit banyaknya mengetahui pentingnya penggunaan bahan disinfektan yang sesuai standar untuk membunuh virus atau kuman.

 

Menurut Adriansyah, jika proses pencampuran bahan-bahan disinfektan tidak memenuhi standar ketentuan, selain berbahaya bagi manusia dan alam, dikuatirkan bukan membunuh virus tetapi justru membuat virus menjadi kuat atau imun terhadap bahan disinfektan tersebut.

 

“Sebenarnya kita tidak boleh sembarangan menggunakan bahan-bahan pencampuran disinfektan. Kalau kita tidak bisa membeli disinfektan yang sudah tersedia, kita memang bisa melakukan proses pencampuran sendiri dari bahan-bahan yang tersedia di pasaran, tapi harus memenuhi standar dan tidak sembarangan,” ujarnya.

 

Sejauh pengamatan dari tim KKN Padang Barat, bahwa TK Pertiwi I Padang telah menyediakan hand sanitizer di pintu gerbang masuk TK, lengkap dengan air bersih yang mengalir untuk pembilas. Selain itu, terdapat beberapa spanduk/baleho himbauan akan pentingnya protokel kesehatan seperti cuci tangan dengan sabun dan air bersih, penggunaan masker, dan jaga jarak serta pembatasan sosial atau social distancing. TK Pertiwi sendiri sejauh ini masih menerima pendaftaran murid baru untuk tahun ajaran 2020-2021 hingga Januari 2021. Rls

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *